A. Bentuk Umum dan Diskriminan
Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax2+bx+c=0,a≠0
Akar-akar persamaan kuadrat dapat dicari dengan:
a. Metode faktorisasi
b. Metode melengkapkan kuadrat sempurna
c. Metode rumus kuadrat (Rumus abc)
x1,2=−b±√b2−4ac2a
Akar-akar persamaan kuadrat dapat dicari dengan:
a. Metode faktorisasi
b. Metode melengkapkan kuadrat sempurna
c. Metode rumus kuadrat (Rumus abc)
x1,2=−b±√b2−4ac2a
B. Sifat Akar
Misalkan x1 dan x2 adalah akar-akar persamaan kuadrat ax2+bx+c=0 dengan D>0, maka : x1=−b+√D2a atau x2=−b−√D2a. Sebagai akibat rumus tersebut diperoleh:
1. Jumlah akar x1+x2=−ba
2. Hasil kali akar x1⋅x2=ca
3. Selisih akar |x1−x2|=√D|a|
4. Beberapa rumus yang biasa digunakan saat menentukan jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat:
a. Jumlah kuadrat: x21+x22=(x1+x2)2−2(x1⋅x2)
b. Selisih kuadrat : x21−x22=(x1+x2)(x1−x2)
c. Kuadrat selisih : (x1−x2)2=(x1+x2)2−4x1⋅x2
d. Jumlah kebalikan : 1x1+1x2=x1+x2x1x2
4. Beberapa rumus yang biasa digunakan saat menentukan jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat:
a. Jumlah kuadrat: x21+x22=(x1+x2)2−2(x1⋅x2)
b. Selisih kuadrat : x21−x22=(x1+x2)(x1−x2)
c. Kuadrat selisih : (x1−x2)2=(x1+x2)2−4x1⋅x2
d. Jumlah kebalikan : 1x1+1x2=x1+x2x1x2
C. Jenis-jenis Akar
Dilihat dari diskriminan (D=b2−4ac), akar-akar persamaan kuadrat dibagi menjadi 3, yaitu:
a. D≥0 berarti memiliki akar real
- D>0 berarti memiliki 2 akar real yang berbeda
- D=0 berarti memiliki satu akar real (kembar)
b. D<0 berarti tidak memiliki akar real (imajiner).
c. D=k2 berarti memiliki 2 akar rasional.
D. Menyusun Persamaan Kuadrat Baru
Jika diketahui x1 dan x2 adalah akar-akar dari persamaan kuadrat ax2+bx+c=0, maka persamaan kuadrat baru dapat dicari dengan cara sebagai berikut:
1. Menggunakan rumus yaitu:
x2−(JA)x+KA=0
keterangan :
JA= jumlah akar-akar yang baru
KA= perkalian akar-akar yang baru
2. Mensubtitusikan invers akar-akar yang baru ke persamaan semula
No comments:
Post a Comment