A. Pernyataan
Pernyataan adalah kalimat tertutup yang memiliki nilai benar saja atau salah saja, tetapi tidak sekaligus benar dan salah
Contoh :
- Ibu kota Bali adalah Denpasar (pernyataan benar)
- 2+5=11 (pernyataan salah)
B. Operasi Logika
- Disjungsi (p∨q) : p atau q
- Konjungsi (p∧q) : p dan q
- Implikasi (p⇒q) : jika p maka q
- Biimplikasi (p⇔q) : p jika dan hanya jika q
- Negasi (∼p) : bukan p
Tabel Kebenaran
p
|
q
|
(p∧q)
|
(p∨q)
|
(p⇒q)
|
(p⇔q)
|
B
|
B
|
B
|
B
|
B
|
B
|
B
|
S
|
S
|
B
|
S
|
S
|
S
|
B
|
S
|
B
|
B
|
S
|
S
|
S
|
S
|
S
|
B
|
B
|
C. Kuantor
Ada 2 macam kuantor, yaitu:
1. Kuantor Universal
Suatu pernyataan yang berlaku untuk umum, notasinya "∀x" dibaca "untuk semua nilai x" atau "untuk setiap nilai x"
Contoh:
a. Semua kucing mengeong
b. Setiap benda langit berbentuk bola
2. Kuantor Eksistensi
Suatu pernyataan yang berlaku secara khusus, notasinya "∃x" dicaba "ada nilai x" atau "beberapa nilai x"
Contoh:
a. Ada rumah tidak memiliki jendela
b. Beberapa pasien adalah wanita
a. Semua kucing mengeong
b. Setiap benda langit berbentuk bola
2. Kuantor Eksistensi
Suatu pernyataan yang berlaku secara khusus, notasinya "∃x" dicaba "ada nilai x" atau "beberapa nilai x"
Contoh:
a. Ada rumah tidak memiliki jendela
b. Beberapa pasien adalah wanita
D. Negasi Pernyataan Majemuk
Negasi/ingkaran adalah pengingkaran terhadap nilai kebenaran suatu pernyataan : ∼p artinya tidak p.
Negasi pernyataan majemuk:
Kuantor
|
∼(∀p)≡∃(∼p)
|
Disjungsi
|
∼(p∨q)≡∼p∧∼q
|
Konjungsi
|
∼(p∧q)≡∼p∨∼q
|
Implikasi
|
∼(p⇒q)≡∼(∼p∨q)≡p∧∼q
|
Biimplikasi
|
∼(p⇔q)≡∼(p⇒q)∨∼(q⇒p)
|
∼(p⇔q)≡∼((p⇒q)∧(q⇒p))
|
|
∼(p⇔q)≡(p∧∼q)∨(q∧∼p)
|
E. Konvers, Invers dan Kontraposisi
Dari suatu implikasi p∧q diperoleh
- q∧p disebut konvers dari p∧q
- ∼p∧∼q disebut invers dari p∧q
- ∼q∧∼p disebut kontraposisi dari p∧q
F. Ekuivalensi
Dua pernyataan majemuk dikatakan ekuivalen jika kedua pernyataan ini mempunyai nilai kebenaran yang sama. Contoh pernyataan majemuk yang ekuivalen :
- p∨q≡q∨p (Komutatif)
- p∧q≡q∧p (Komutatif)
- p∨(q∨r)≡(q∨p)∨r (Asosiatif)
- p∧(q∧r)≡(q∧p)∧r (Asosiatif)
- p∨(q∧r)≡(q∨p)∧(p∨r) (Distributif)
- p∧(q∨r)≡(q∧p)∨(p∧r) (Distributif)
- ∼(p∨q)≡∼p∧∼q (De Morgan)
- ∼(p∧q)≡∼p∨∼q (De Morgan)
- p⇒q≡∼p∨q (Implikasi)
- p⇔q≡(p⇒q)∧(q⇒p) (Biimplikasi)
- ∼(p⇒q)≡p∧∼q (Negasi Implikasi)
- ∼(p⇔q)≡(p∧∼q)∨(q∧∼p) (Negasi Biimplikasi)
G. Penarikan Kesimpulan
Cara menarik kesimpulan dari 2 premis sebagai berikut:
1. Modus Ponens
Premis 1 : p⇒q
Premis 2 : p
Kesimpulan : q
2. Modus Tolens
Premis 1 : p⇒q
Premis 2 : ∼q
Kesimpulan : ∼p
3. Silogisme
Premis 1 : p⇒q
Premis 2 : q⇒r
Kesimpulan : p⇒r
No comments:
Post a Comment