Loading [MathJax]/jax/output/CommonHTML/jax.js

Monday, October 28, 2019

Fungsi Kuadrat

A. Bentuk Umum Fungsi Kuadrat

Bentuk umum : f(x)=ax2+bx+c dengan syarat a0
1. Koordinat puncak
xp=b2a
yp=D4a
2. Sumbu simetri x=xp
3. Nilai maksimum/minimum y=yp

B. Sifat Kurva Parabola

1. Dilihat dari koefisien "a"
  Nilai a untuk menentukan arah membukanya grafik
  - a>0, parabola terbuka ke atas sehingga mempunyai nilai minimum
  - a<0, parabola terbuka ke bawah sehingga mempunyai nilai maksimum

2. Dilihat dari koefisien "b"
  Nilai b untuk menentukan posisi sumbu simentri
  - a dan b bertanda sama (a>0,b>0) atau (a<0,b<0) sumbu simetri berada di kiri sumbu y.
  - a dan b berlainan tanda (a>0,b<0) atau (a<0,b>0) sumbu simetri berada di kanan sumbu y

3. Dilihat dari koefisien "c"
  Nilai c untuk menentukan titik potong dengan sumbu y
  - c>0, parabola memotong sumbu y positif
  - c<0, parabola memotong sumbu y negatif

4. Dilihat dari D=b24ac (Diskriminan)
  - D>0 berarti parabola memotong sumbu x di dua titik
  - D=0 berarti parabola menyinggung sumbu x
  - D<0 berarti parabola tidak memotong dan tidak menyinggung sumbu x.

C. Meyusun Fungsi Kuadrat

1. Diketahui memotong sumbu x di (x1,0) dan (x2,0), maka gunakan rumus :
y=f(x)=a(xx1)(xx2)
2. Diketahui titik puncak (xp,yp), maka gunakan rumus:
y=f(x)=a(xxp)2+yp
3. Diketahui menyinggung sumbu x di (x1,0) maka gunakan rumus:
y=f(x)=a(xx1)2

D. Hubungan Garis dan Parabola

Dilihat dari D=b24ac, kedudukan garis terhadap parabola dibagi menjadi 3, yaitu:
1. D>0 berarti garis memotong parabola di dua titik
2. D=0 berarti garis memotong parabola di satu titik (menyinggung)
3. D<0 berartu garis tidak memotong dan tidak menyinggung parabola

No comments:

Post a Comment